Kab. MBD

Ketua IKMA MBD Surabaya Kritisi Niat Orno Tarung Cagub

MR-101 | Selasa, 06 Juni 2017 - 22:54:37 WIB | dibaca: 892 pembaca

ketua IKMA MBD-Surabaya, Juandri Markus

AMBON,MR.- Ketua umum ikatan mahasiswa Maluku Barat Daya (IKMA MBD) kota Surabaya, Jawa Timur, Juandri Markus mengkritisi niat bupati kabupaten Maluku Barat Daya, Barnabas N. orno maju bertarung sebagai calon gubernur Maluku pada Pilkada 2018 mendatang.

"Sebagai anak kandung MBD, saya pribadi bangga jika ada putra-putra terbaik bumi Kalwedo yang siap bertarung dalam Pilgub Maluku. Namun saya minta supaya dalam prosesnya dapat menggunakan politik etis sehingga memberikan pembelajaran politik yang benar kepada masyarakat," tandas Markus melalui rilisnya yang diterima Mimbar Rakyat, Selasa (6/6).

Markus juga meminta kepada BNO agar tidak menggunakan jabatan sebagai Bupati untuk memperdaya para PNS di MBD yang berkaitan dengan Pilgub melalui cara apapun.

Selain itu, diharapkan juga jangan sampai fokus pada suksesi Pilgub, dan tidak memperhatikan pengembangan dan pembangunan infrastruktur di daerah serta terlebih utama kesejahteraan masyarakat MBD. 

"Jika dengan adanya tekad untuk maju di Pilgub, lalu kemudian masyarakat MBD ditelantarkan. Maka saya selaku ketua IKMA MBD-Surabaya siap mengevaluasi dan akan membuat perhitungan,"terangnya.

Akan tetapi, dirinya mengapresiasi tekad Bapak untuk maju sebagai Cagub. Dengan tetap mengingatkan bahwa tugas sebagai pemimpin di MBD masih banyak yang harus dikerjakan bersama wakil bupati kurang lebih 2,5 tahun kedepan.  

Diungkapkannya, dengan mengkritisi bukan artinya melarang. Malah sebaliknya tidak melarang karena itu merupakan hak politik setiap warga negara yang dijamin oleh undang-undang termasuk anak negeri MBD untuk ikut bertarung di Pilgub bersaing dengan lainnya. 

Tetapi penting roda pemerintahan di MBD tetap diperhatikan agar berjalan maksimal dalam melayani masyarakat serta bisa dipacu untuk mengejar ketertinggalan.

"Bertarungnya beliau di Pilgub juga memiliki dampak positif bagi kami juga yang diperantauan. Yaitu dapat mununjukkan kepada Maluku bahwa kabupaten MBD meskipun baru tetapi punya SDM yang berpotensi, berkualitas dan tidak perlu ditagukan kapasitasnya,"pungkasnya. (MR-07)










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)