Politik

KPU Kota Koordinasi Dengan DPRD Terkait Pentahapan Pilkada

MR-101 | Jumat, 12 Agustus 2016 - 11:04:08 WIB | dibaca: 119 pembaca

AMBON,MR. —Setelah Rabu kemarin menutup pelaksanaan pendaftaran bagi Bakal Calon(Balon)walikota-wakil walikota Ambon dari jalur independen, empat komisioner KPU kota Ambon yang dipimpin oleh ketua Marthinus Kainama menyambangi DPRD kota Ambon guna melakukan koordinasi berkaitan dengan beberapa hal terutama jadwal dan pentahapan Pilkada jalur partai politik.

Kepada wartawan di Baileo Rakyat Belakang Soya, Kamis (11/8) ketua DPRD kota Ambon James Maatita mengatakan tujuan utama kedatangan komisioner KPU kota Ambon adalah menyampaikan berbagai tahapan yang sudah dan akan dilakukan. Karena DPRD sebagai penyelenggara pemerintahan dianggap sebagai mitra strategis untuk turut bersama mensukseskan pelaksanaan Pilkada Februari 2017 mendatang.

Selain itu, KPU juga akan melaksanakan koordinasi yang sama juga dengan pemerintah kota Ambon, Polda dan Polres serta Panwaslu.

“Tahapan yang mereka laporkan dan koordinasi yang sudah dilakukan yakni pembukaan dan penutupan Balon walikota-wakil walikota Ambon jalur perseorangan yang telah ditutup tanggal 10 kemarin, dan hasilnya calon perseorangan yang mendaftar tidak memenuhi persyaratan pendaftaran. Sehingga telah dinyatakan mundur dalam pencalonan.

DPRD dianggap sebagai mitra untuk mensukseskan Pilkada, karenanya penting saling mengkoordinasi. Mereka juga akan lakukan hal demikian dengan pihak lainnya,” terang Maatita.

Maatita menambahkan, hal lain yang dikoordinsi yakni tahapan verifikasi atau pemutakhiran data pemilih tetap yang masih belum dilakukan. Karena belum ada sinkronisasi data sehingga belum diterima oleh KPU. Baik dari Pemkot dalam hal ini dinas catatan sipil (Capil) dan KPU sendiri. Sebab itu, akan diupayakan untuk ditindaklanjuti.

Disamping itu juga, dilaporkan kemungkinan perubahan-perubahan peraturan komisi pemilihan umum(PKPU),manakala perubahan terakhirnya sementara ini masih digodok di komisi II DPR-RI soal jadwal pemilihan.

Koordinasi juga berkaitan waktu pembukaan pendaftaran bagi Balon walikota-wakil walikota Ambon jalur partai politik.

Yang mana sesuai jadwalnya akan dilakukan pada 21 September nanti, diawali dengan sosialisasi kepada publik dan Parpol oleh KPU, termasuk UU dan PKPU terbaru yang dimiliki sehingga Parpol maupun KPU serta Panwas juga memahami tugas dan kewenangannya dalam perjalanan maupun proses Pilkada.

“Kita juga koordinasi tentang verifikasi atau pemutakhiran DPT yang masih belum dilakukan sehingga perlu sinkronisasi data dengan Capil. Selain itu, terhadap kemungkinan perubahan PKPU, yang posisi terakhir perubahan masih dibahas oleh komisi II DPR-RI. Didalamnya kita membahas soal pembukaan pendaftaran bagi Balon walikota-wawali jalur Parpol, yang sebelumnya akan diawali oleh KPU melakukan sosialisasi termasuk UU dan PKPU terbaru sehingga Parpol, KPU maupun Panwas sama-sama memahami tugas dan kewenangannya,” tutup ketua DPC PDI Perjuangan kota Ambon ini. (MR-12)










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)