Maluku

Menteri Susi, Dubes Amerika, dan Sekda Maluku Peringati Perjanjian Breda

MR-101 | Senin, 23 Oktober 2017 - 08:47:18 WIB | dibaca: 122 pembaca

BANDA, MR.- Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Duta Besar (Dubes) Amerika Joseph R. Donovan Jr, dan Sekda Maluku Hamin Bin Thahir, ikut bersama masyarakat Pulau Rhun, Banda memperingati 350 tahun Traktat atau Perjanjian Breda, yang mempertukarkan kota Manhattan New York dengan salah satu pulau kecil di Kepulauan Banda, Kabupaten Maluku Tengah ini.

"Hari ini di Pulau Rhun, saya pikir jadi momen luar biasa. Saya baru tahu bahwa ada sejarah yang begitu. Luar biasa di pulau kecil ini," kata Susi usai bersama, Dubes Amerika dan Sekda Maluku menandatangani prasasti peringatan 350 tahun Treaty of Breda, di Pulau Rhun, Minggu (22/10).

Diakui menteri Susi saat penandatanganan prasasti, dirinya sempat bergurau dengan Dubes Amerika, soal pertukaran Manhattan dengan Rhun.

"Saya bilang, kita tukeran saja lagi sekarang Manhattan sama Pulau Rhun. Nanti saya jual gedung besar di sana, saya beli balik Pulau Rhun. Jadi Manhattan dapat, Pulau Run dapat," tutur Menteri Susi sembari tersenyum.

Pada kesempatan yang sama, Dubes Donovan katakan, merupakan suatu kehormatan besar, dirinya bisa hadir di Pulau Rhun hari ini (kemarin-red). Karena kepulaun Banda terutama Pulau Rhun, memainkan peran yang sangat penting di sejarah dunia. Dimana ratusan tahun yang lalu, mata seluruh dunia terarah pada pulau Rhun yang kaya akan pala dan rempahnya.

"Satu kehormatan bisa hadir bersama Ibu Menteri Susi, Sekda Maluku, dan perwakilan dari Kabupaten Maluku Tengah dan masyarakat Rhun semuanya. Anda semua (masyarakat pulau Rhun) memainkan peran sangat penting dalam sejarah Indonesia, maupun sejarah bangsa-bangsa eropa. Serta berperan dalam sejarah pembentukan negara Amerika Serikat," tandas Donovan.

Bukan hanya menjadi Dubes Amerika untuk Indonesia, Donovan menambahkan dirinya adalah bentuk asli dari New York. Namun kehadirannya di momen penting ini bukan sekedar untuk melihat masa lalu tetapi juga menata masa depan. Sebagaimana 350 tahun yang lalu, hari ini pun semua disini (Pulau Rhun) memiliki kekayaan alam yang berharga sekali. Sehingga kalau tidak merawat dan menjaganya dengan baik maka seluruh dunia akan berusaha mendapatkannya lagi.

"Kota saya di negara bagian New York, sama besarnya dengan Pulau Rhun. Kota saya pertama kali didirikan dan dibangun oleh orang Belanda. Kalau tidak ada Perjanjian Breda, maka kakek dan moyang saya tidak ada tempat untuk datang dan tinggal di situ 350 tahun yang lalu.
Kekayaan alam di Pulau Rhun luar biasa berharga
yaitu terumbu karang yang indah, air begitu bersih serta ikan yang sangat banyak di Laut Banda. Saya doakan yang terbaik semua. Lestarikan kekayaan alam ini," beber Donovan.

Sementara Sekda Maluku Hamin Bin Thahir menyebutkan, moment ini sangat langka dan sangat perlu diapresiasi.

"Apalagi ada kehadiran Dubes Amerika. Ini bisa menjadi catatan tersendiri bagi Kedutaan Besar Amerika. Terlebih beliau adalah warga Manhattan New York," demikian Sekda. (*)










Komentar Via Website : 1
Cara Mengatasi Nyeri Haid
16 November 2017 - 09:01:52 WIB
AwalKembali 1 LanjutAkhir


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)