Politik

Konsultasi Ke BK DPRD Maluku

Persoalkan Wellem Putilehalat Yang Belum Di PAW

MR-101 | Jumat, 12 Agustus 2016 - 19:09:18 WIB | dibaca: 118 pembaca

AMBON,MR. —Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Maluku, Ayu Hindun Hasanussi mengatakan BK DPRD Seram Bagian Barat (SBB) lakukan konsultasi terkait pelanggaran yang dilakukan anggota DPRD dari Partai Demokrat (PD) Wellem Puttileihalat yang telah ditahan karena kasus korupsi namun namun belum ada sanksi tegas dari partai berupa Pergantian Antar Waktu (PAW).

Dikatakan, bahwa sesuai dengan kode etik dan tata cara beracara Anggota DPRD Maluku maka hal itu tidak diatur.

Menurut Hasanussi kasus seperti ini belum pernah ada sehingga BK tidak dapat memberikan penjelasan atau bagaimana menyelesaikannya, namun berbagai pertimbangan dan masukkan telah disampaikan.

Sementara itu, Ketua BK DPRD Kabupaten SBB, Abdullah Silehu mengakui jika Anggota DPRD asal Partai Demokrat, Wellem Putileihalat telah ditahan di hotel Pordeo namun yang bersangkutan belum

juga dilakukan PAW sehingga statusnya masih sebagai Anggota DPRD Kabupaten SBB karena

itu BK melakukan konsultasi dengan BK DPRD Maluku.

“Kalau terkait dengan hakhaknya kita tidak bisa menjelaskannya sebab yang lebih tahu itu Sekretaris Dewam (Sekwan).

Kita hanya konsultasi untuk bisa melakukan langkah selanjutnya, karena masalah ini sudah setahun lebih mengendap” kata Silehu.

Dijelaskan lebih jauh, BK DPRD Kabupaten SBB telah menyurati partai selama dua kali namun tidak pernah ditanggap.

Selanjutnya menurut Silehu, maka begitu tiba di Seram Bagian Barat maka BK akan melakukan rapat dan akan mengirim surat untuk yang ketiga kalinya ke Partai Demokrat agar masalah kadernya yang tersandung masalah hukum dapat segera ditangani  secara organisasi.


Ketua DPD Partai Demokrat Maluku, Jakobis Putilehalat yang dihubungi Mimbar Rakyat melalui tiga nomor ponsel yang berbeda, namun tidak satupun yang aktif.(MR-08)










    Komentar Via Website : 0


    Nama

    Email

    Komentar



    Masukkan 6 kode diatas)