Politik

RL Pertegas Tarus Bersama Assagaff

MR-101 | Minggu, 22 Oktober 2017 - 05:47:04 WIB | dibaca: 1137 pembaca

AMBON, MR.- Ketua DPD Golkar kota Ambon, Richard Louhenapessy bertekad untuk menghantarkan petahana Gubernur Maluku, Said Assagaff menang dalam Pilkada Maluku 2018 mendatang, guna melanjutkan kepemimpinan lima tahun kedepan. Hal ini penting dipertegasnya karena isu yang mengemuka di public akhir-akhir ini, dirinya tidak serius di Pilgub karena akan digandeng salah satu calon Gubernur, Irjen Pol Murad Ismail sebagai Cawagub.

“Jadi isu lain yang berkembang di publik saya beri dukungan ke pihak lain dan akan berpasangan sangat tidak mungkin. Saya masih waras, jadi mustahil akan berpasangan dengan Cagub lain. Jangan percaya. Tekad kita menangkan pa Assagaff. Kalau saya mau Gubernur, kenapa Wagub. Tapi bukan sekarang, ada waktunya,” tandas RL usai melantik KPPG, AMPG dan pengurus kecamatan partai Golkar kota Ambon di Baileo Oikumene, kemarin.

Dalam posisi di partai saat ini, diakui RL, faktanya Assagaff adalah pimpinannya di partai Golkar Maluku. Sehingga, mustahil ketika rekomendasi partai sudah diberikan bagi ketua partai, sebagai pimpinan dan kader partai menjadi kewajiban moral untuk mendukung dan jalankan fatsun.

Dikatakan RL, upaya menggiring opini publik ini agar tak bersimpati kepada Assagaff, semata-mata upaya dan strategi pihak lain untuk memecah belah partai Golkar yang sementara berkuasa di Maluku, kota Ambon dan beberapa kabupaten/kota lain.

“Sebagai kader, kalau partai sudah bersikap saya harus taat fatsun untuk lakukan. Semua yang dimainkan oleh pihak-pihak tertentu dengan membuang bola panas hanya upaya memecah belah partai. Proses mengadu domba yang terjadi saat ini, sama seperti Pilwakot kemarin. Karena dalam kalkulasi politik, kita telah dan pasti memenangkan pertarungan di Pilgub,” tegas Louhenapessy.

Lebih lanjut RL mengaku, untuk saat ini, kabar gembira bahwa selain Golkar yang sudah rekomendasikan Said Assagaff, tetapi dukungan juga sudah diberikan PKS bagi petahana. Artinya, jika diakumulasi sementara maka sudah 12 kursi digenggam dari kedua partai itu. Dan telah memenuhi persyaratan pencalonan ke KPU dengan ambang batas minimal mengusulkan calon Gubernur-Wagub, 9 kursi. Proses dukungan berikut sementara dijajaki dengan harapan partai lain bisa menyusul Golkar dan PKS.

“Selanjutnya yang harus seluruh elemen partai Golkar kota Ambon lakukan adalah konsolidasi pengurus desa/kelurahan, kecamatan. Kita harus menjadi garda terdepan, memenangkan pa Bib Assagaff di kota Ambon dan Maluku. Jangan tergiur kepentingan pragmatis. Bukan urusan kita, siapapun pasangan beliau. Tapi dengan siapapun beliau maju, wajib kita dukung dan menangkan sepenuhnya. Karena kekuasaan bagi Golkar adalah jiwa, mitra sehingga harus terus berjuang,” pungkas RL. (MR-05)










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)