Kab. Buru Selatan

Sering Padam, Salahudin Beralasan Mesin Lagi Diperbaiki.

MR-101 | Selasa, 06 Juni 2017 - 21:27:35 WIB | dibaca: 107 pembaca

Kepala PLN Namrole - Salahudin

NAMROLE, MR.-  Kepala Kantor Pelayanan (KP) PLN Namrole, Kabupaten Buru Selatan (Bursel) Salahudin dinilai tidak becus menjadi kepala PLN Namrole. Pasalnya, pelayanan  yang diberikan PLN sangat mengecewakan karena tidak maksimal melayani masyarakat.

Ditemui di Namrole, Salahudin memberikan alasan jika padamnya listrik disebabkan karena faktor cuaca yang extrim sehingga menyebabkan 5 buah mesin milik PLN Namrole mengalami kerusakan dan sementara diperbaiki. 

“Padamnya listrik di kota Namrole karena pengaruh cuaca yang extrem dan hujan terus. Lokasi 5 mesin kami kan dekat dengan laut sehingga terjadi kelembaban pada kaburator,” kata Salahudin saat dikonfirmasi wartawan Rabu.

Akibat kelembaban itu, kata Samsudin menyebabkan mesin-mesin mengalami gangguan dan saat ini sedang dikerjakan (dibersihkan). 

''Teman-teman sejak kemarin sementara membersihkan dan diharapkan sebentar siang mungkin sudah bisa nyala kembali,'' ujar Salahudin. 

Dikatakannya, sejak KP PLN Namrole memiliki 5 buah mesin listrik dengan kapasitas 200 KW dan jika semua mesin berfungsi secara normal dapat mencukupi kebutuhan masyarakat Namrole dan sekitarnya, namun dengan kondisi rusaknya mesin-mesin ini diakibatkan terjadinya kelembaban pada kaburotor lantaran tembok yang dibangun di tepi pantai untuk menghalangi uap air itu rendah dan sudah  roboh. 

''Kita suda berupaya menghalangi udara dari pantai, tetapi tembok yang dibangun oleh Pemda Bursel tidak mampu dan tidak maksimal bahkan ada yang sudah ambruk. Kami harapkan itu temboknya ditinggikan lagi supaya sejajar dengan bangunan penyimpan mesin,'' harapnya. 

Ia menambahkan, untuk mengantisipasi hal itu pihaknya telah mencegahnya dengan melakukan bantuan pemanasan dengan harapan lampu akan menyala normal kembali. Disinggung upaya yang dilakukan untuk mencegah hal ini terjadi kembali, Salahudin menjelaskan, sudah ada upaya yang dilakukan pihaknya dengan membangun komunikasi bersama Pemda. 

“Kami sudah koordinasi dengan Pemda dan tinggal menunggu respon baliknya saja,” jelas samsudin. 

Untuk diketahui, kejadian pemadaman listrik akibat terjadinya kelembaban pada kaburator mesin KP PLN Namrole bukanlah hal yang baru, tetapi hal ini sudah menjadi langganan tetap dari tahun-tahun sebelumnya ketika musim extrem tiba. Herannya, hal ini tidak menjadikan perhatian serius dari KP PLN Namrole. (MR-K5)










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)