Hukrim

Sidang Korupsi Dana GSC Dakwaan JPU Beratkan Terdakwa

MR-101 | Kamis, 26 Oktober 2017 - 20:37:07 WIB | dibaca: 178 pembaca

AMBON, MR.com - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Ambon membuka sidang perdana kasus korupsi dana Generasi Sehat Cerdas (GSC) dengan terdakwa Natalia Moningka selaku Bendahara GSC,Waipia,Kecamatan TNS,Kabupaten Maluku Tengah.

Sidang perdana dengan agenda mendengarkan dakwaan JPU tersebut terlihat seluruh dakwaan memberatkan terdakwa, pada persidangan (26/10) di ruang sidang PN Ambon. Perbuatan terdakwa diketahui memanipulasi dengan melakukan pembukuan rekening dengan specimen tanda tangan ketua dan seluruh fasilitator Kecamatan yang bertugas, mengelola dan menyalurkan dana BLIM kepada masing-masing TPK sesuai surat penetapan Camat, membuat administrasi dan pelaporan dana BLM, kemudian membuat laporan pertanggungjawaban dana daerah urusan bersama (DDUB) kepada Kepala Pemberdayaan masyarakat dan pemerintah Negeri Maluku Tengah.

"Perbuatan terdakwa mengakibatkan kerugian negara yang diperoleh atau didapatkan dari nilai selisi antara nilai penarikan tanpa sepengetahuan pemilik spesimen dan tidak disalurkan ke negeri-negeri sebesar Rp. 1.734.751.665,96.(satu milyar tujuh ratus tiga puluh empat juta tujuh ratus lima puluh satu ribu enam ratus enam puluh lima koma sembilan enam rupiah). Dikurangi uang yang dicairkan kemudian diberikan kepada negeri dan melunasi hutang di toko serta uang disetor ke rekening sebesar Rp.308.133.038.- (tiga ratus delapan juta seratus tiga puluh tiga ribu tiga puluh delapan rupiah). Dari hal tersebut terdakwa menyalahgunakan uang negara sebesar Rp.1,4 miliar lebih digunakan untuk kepentingan pribadi," ungkap JPU, Bobby V.S.Saputra Siregar dan Manatap Sinaga.

Dakwaan yang dibacakan didalam persidangan yang dipimpin majelis hakim Samsidar Nawawi selaku hakim ketua, didampingi Bendrat Panjaitan dan Jeny Tulak selaku hakim anggota. Dilanjutkannya perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana pada pasal 9 Jo pasal 18 Undang-Undang RI Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU RI nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan ataa UU nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi. Setelah mendengar dakwaan JPU Hakim menunda persidangan hingga pekan dengan untuk agenda keterangan saksi-saksi.(MR-07)










Komentar Via Website : 7
Obat Tradisional Darah Tinggi Super Ampuh
20 April 2018 - 14:57:43 WIB
Terimakasih atas informasinya sangat bermanfaat sekali http://goo.gl/eoXPZo
Kegunaan Propolis Untuk Mengobati Berbagai Penyakit
27 April 2018 - 19:20:31 WIB
Kegunaan Propolis Untuk Mengobati Berbagai Penyakit

http://goo.gl/Xv2hRR
Cara Menjadi Agen Atau Reseller QNC JELLY GAMAT
01 Mei 2018 - 10:19:37 WIB
Cara Menjadi Agen Atau Reseller QNC JELLY GAMAT

http://goo.gl/pzw8km
AwalKembali 1 LanjutAkhir


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)