Politik

Wattimury: Peluang Assagaff di PDIP, Tergantung Megawati

MR-101 | Rabu, 25 Oktober 2017 - 23:57:31 WIB | dibaca: 225 pembaca

AMBON, MR.com - Publik Maluku sementara menanti arah PDI Perjuangan di Pilkada Maluku 2018 mendatang sebagai partai pemegang kursi terbanyak dengan 7 kursi. Apakah bakal mendukung petahana Said Assagaff atau Murad Ismail bahkan kandidat lain. Mengenai siapa Cagub paling berpeluang mendapat rekomendasi banteng moncong putih termasuk petahana, pihak internal PDI Perjuangan Maluku tidak mau berspekulasi.

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Maluku, Lucky Wattimury mengungkapkan dirinya sama sekali tidak tahu keberpihakan rekomendasi PDI Perjuangan ke siapa, karena semua kandidat memiliki perluang yang sama. Meski pada akhirnya, apa yang nanti diputuskan ketua umum PDIP, Megawati Soekarnoputri itulah akhirnya dan menjadi mutlak untuk dijalankan semua elemen partai.

“Siapa yang mau mereka-reka lagi, tidak ada. Menunggu keputusan dari ibu ketua umum saja. Bagaimana nantinya dan ke siapa, kita menunggu. Intinya, PDIP yang menjadi pengendali Pilkada Maluku,” tandas Wattimury kepada awak media di Balai Rakyat Karang Panjang Ambon, Rabu (25/10).

Pada kesempatan sama, petahana Gubernur Said Assagaff mengaku, dirinya belum tahu, apakah rekomendasi PDIP akan diberikan kepadanya atau sebaliknya. Namun, Assagaff masih tetap optimis 7 kursi PDIP bakal diberikan kepadanya sebagai tiket menuju kontestasi.

Pasalnya, kata Assagaff komunikasi dengan elit PDIP di pusat bahkan Maluku juga berjalan sangat baik. Meski akhirnya tidak sesuai apa yang diharapkan, tentu haruslah dihargai sebagai bagian dari proses berdemokrasi dan politik.

“Komunikasi baik, tidak ada masalah. Kita menunggu saja rekomendasi keluar dulu bukan saja PDIP, tapi semua. Kan semua di pusat sudah berapat dan akan ketuk palu mengambil keputusan. Percaya, katong (kita) sudah bekerja. Jabatan itu Tuhan punya, jangan terlalu sibuk. Kita bekerja saja, jika Tuhan kasih bersyukur,” tandas Assagaff.

Mengenai peluang siapa yang bakal mendampinginya, ditambahkan Assagaff, dirinya masih komitmen dan konsisten sejak awal dengan hanya dua nama berpeluang yakni ketua DPRD Maluku yang juga ketua PDIP Maluku, Edwin Huwae dan Bupati Maluku Tenggara, Anderias Rentanubun. Sehingga, publik bisa menilai sendiri bila akhirnya PDIP mendukung dan tidak, arah berpasangan telah jelas.

“Orang lain masih cari-cari, pusing. Kita jalan normal saja, sambil kerja. Saya kan pernah menjadi wakil dan sedikit banyak paham, beda kalau tidak. Maka, harus cari wakil yang ideal dan bisa saling membantu dalam segala aspek,” beber mantan Wakil Gubernur Maluku bersama Karel Ralahalu itu. (MR-05)










Komentar Via Website : 3
Cara Menjadi Agen Atau Reseller QNC JELLY GAMAT
01 Mei 2018 - 10:20:19 WIB
Cara Menjadi Agen Atau Reseller QNC JELLY GAMAT

http://goo.gl/pzw8km
AwalKembali 1 LanjutAkhir


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)