Politik

Rekomendasi PKPI ke MI Dinilai Cacat

MR-101 | Jumat, 27 Oktober 2017 - 00:36:32 WIB | dibaca: 536 pembaca

AMBON, MR.com - Ketua DPP PKPI Maluku kubu Cut Muthia, Joseph Sikteubun menyayangkan sikap politik PKPI kubu Lenda Noija yang telah memberikan rekomendasi kepada bakal calon kepala daerah, Murad Ismail untuk maju sebagai calon gubernur Maluku periode 2018-2023.

“Semestinya pengalaman Pilkada kepala daerah tahun 2016 menjadi catatan penting terkait pemberian rekomendasi. Sebab PKPI masih dua kubu dan tidak terjadi islah. Pengalaman kemarin KPU menolak rekomendasi yang diberikan kepada Balon,” ujar Sikteubun.

Karena itu, dirinya berharap sebagai pimpinan Parpol mesti memberikan pelajaran politik yang benar dengan memberikan informasi yang benar kepada publik sehingga dapat dipahami kondisi partai dengan baik.

Pihaknya, menjelaskan dengan status Parpol yang masih bermasalah hukum maka rekomendasi yang diberikan dinilai cacat. Karena pihaknya belum memberikan rekomendasi karena masih melakukan upaya hukum untuk mendapatkan keabsahan.

“Mestinya, ada pembelajaran yang cerdas kepada publik. Karena kami belum memberikan rekomendasi kepada Balon. Sehingga semua Balon bisa bersabar sambil menunggu proses yang sementara berjalan,” demikian Sikteubun. (MR-01)










Komentar Via Website : 38
Ciri Ciri Kanker Darah Stadium Akhir
15 Maret 2018 - 10:03:59 WIB
Sajian informasi yang bisa menambah wawasan dan ilmu bermanfaat ? https://goo.gl/Mv41A3 | https://goo.gl/e1hUv3 | https://goo.gl/pkwxFY | https://goo.gl/7KD3wr | https://goo.gl/XfyVwV
Cara Mengobati Nafas Berbunyi Pada Anak
19 Maret 2018 - 11:12:06 WIB
informasi yang anda sajikan setiap harinya sangatlah bermanfaat ? https://goo.gl/1xgP2m | https://goo.gl/Ata5gW | https://goo.gl/aEFhFz | https://goo.gl/xQvkaS | https://goo.gl/Zi4Sa3
Cara Menjadi Agen Atau Reseller QNC JELLY GAMAT
01 Mei 2018 - 10:19:10 WIB
Cara Menjadi Agen Atau Reseller QNC JELLY GAMAT

http://goo.gl/pzw8km
Awal Kembali...234 LanjutAkhir


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)